Gobar SGS — Curug Kalimata – Gunung Pancar

Subuh 4 Juni 2016 mulai berkumandang, pertanda bahwa perjalanan akan segera dimulai. Inilah gobar kami yang akan diikuti lebih banyak personel dari biasanya. Kayuhan demi kayuhan sepeda dari setiap personel menuju ke satu arah tujuan yang telah ditentukan untuk merapat ke tempat berkumpul.

imageTikum 1: Sirkuit Sentul

imageTikum 2: Ruko JungleLand –Pengarahan dan berdoa

imageFoto bersama SGS personel sebelum gobar

Mengingat banyak nya personel yang ikut join dalam gobar kali ini , banyak pula hal hal yang tidak biasanya menghiasi pagi ini..hehehe..keterlambatan akibat kerusakan sparepart dan alasan lainya. Tapi inilah cerita menarik yang membuat kita semakin kompak dan tetap mengutamakan kebersamaan.
Perjalanan pun akan siap dimulai, tujuan kami kali ini ke tempat yang “tidak biasa”. Dari informasi salah satu anggota tim yaitu Kang Dae kita akan ke sebuah curug yang belum dibuka untuk umum. Menurut warga sekitar curug tersebut dinamakan curug KaliMata. Wew..kami pun berpikir seperti apa medanya dan kondisinya…biar ga penasaran..tetep ikuti ceritanya..pasti seru!

Kayuhan sepeda dimulai pukul 07:30 wib dari tikum 2, dengan penuh semangat dan kebersamaan. Matahari bersinar dengan indahnya, membuat suasana perjalanan kali ini semakin mantap.

image

Barisan goweser SGS

image

Putaran demi putaran roda membuat perjalanan ini semakin menjauh dari titik awal. Muka muka bahagia nampak jelas dari kami selama perjalanan.

image

image

image

Inilah indahnya kebersamaan bersama rekan rekan sehobby. Semakin lama perjalanan , kelelahan mulai mendera beberapa personel. Kamipun memutuskan istirahat sejenak di tempat dimana kami bisa istirahat.

image

image

Perjalanan kali ini memang akan menjadi perjalanan panjang, sehingga kami tidak menguras tenaga di awal awal perjalanan. Medan menuju tempat persimpang jalan masuk ke curug sudah cukup menguras tenaga. Selama perjalanan kami bertemu dengan rombongan goweser lain. Hari ini mungkin menjadi hari favorit para goweser sebelum puasa Ramadhan tiba.
Ok..mari kita lanjutkan ceritanya, Pukul 09:00 wib kami tiba di persimpangan masuk menuju ke arah curug

image

image

Saya sendiri bingung, ini persimpangan jalanya kecil banget tepat disamping rumah warga.

image

Yess..akhirnya sampai juga di simpang masuk menuju ke arah curug.
Eittssss..jangan senang dulu, justru dari sinilah perjuangan terberat akan segera dimulai, “siksaan” demi “siksaan” akan segera dimulai….hahahahaha. Tetap ikuti ya..ceritanya akan semakin seru.

Setelah semua personel siap, perjalanan dilanjutkan menuju ke.tempat tujuan awal…Curug Kalimata. Baru awal awal kayuhan kami sudah disuguhi jalanan sempit

image

image

Hingga di beberapa titik kami harus mengangkat sepeda

image

Beberapa saat dari jalan masuk ke arah curug kami istirahat di rumah warga salah satu teman personel SGS. Ditempat ini lah kami melepas lelah sesaat untuk memulihkan tenaga.

image

image

Perjalanan dilanjutkan dan mulai keluar dari perkampungan warga, pemandangan indah mulai tersaji di hadapan kami. Hamparan sawah dan pepohonan hutan mulai nampak

image

image

Pemandangan seperti inilah yang selalu membuat para goweser cari. Nyaman rasanya mata ini di perlihatkan pemandangan yang begitu indah, sudah seharusnya lah kita sebagai makhluk ciptaan Tuhan bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas semua ciptaanya yang begitu indah.
Dari tempat tersebut perjalanan masih berlanjut..kali ini kami mulai memasuki kawasan hutan dengan jalan setapak cukup sempit dan menanjak , kondisi tanah merah yang cukup gembur, disampingnya jurang dengan dasar sungai berbatu. Bisa dibayangkan saudara saudara?..

image

image

image

Karena medan yang begitu berat tak pelak kita harus angkat sepeda untuk menaiki dan menuruni medan. Badan yang sudah mulai letih, medan yang sulit menuntut kami untuk benar benar mengatur tenaga dengan baik. Istirahat kami lakukan beberapa kali untuk melepas lelah.

image

image

image

Setengah perjalanan sudah dilalui menuju kawasan curug. Dialiran sungai kami putuskan untuk istirahat, selain melepas lelah ada salah satu personel harus mendapat perawatan p3k karena sedikit accident. Walaupun sedikit accident, perjalanan tetap dipanjutkan hingga sampai ke tujuan awal. “PANTANG PULANG SEBELUM SAMPAI KE TUJUAN” inilah yg selalu menjadi tekad dan semangat kami dalam bersepeda.
Medan semakin berat menghadang kami, banyak bagian jalan yang mengalami longsor dan jalan yang semakin menyempit membuat perjalanan semakin melambat. Namun tujuan sudah dekat di depan mata. Dan akhirnya…touchdown saudara saudara…sampai juga ke curug KaliMata..wow.

image

Inilah tujuan akhir kami, setelah kelelahan dan keletihan yang memuncak..akhirnya terbayar semuanya ketika melihat air jatuh dari ketinggian yang begitu indah. Sejenak kami hirup udara segar sembari berucap Alhamdulillah sungguh indah ciptaan-Mu. Tidak pake lama, semua personel bergegas untuk bersiap bermain air…horeeee…yeayyyy

image

image

image

image

image

image

Hampir 45 menit menikmati keindahan curug Kalimata, kami memtuskan untuk segera kembali, selain itu kondisi cuaca yang mulai berubah mendung. Ini membuat khawatir, karena jika terjadi hujan jalanan yamg akan kami lewati rentan terjadi longsor dan semakin membahayakan perjalanan pulang kami. Eittsss..tunggu dulu, sebelum pulang ga afdol klo ga foto bersama dlu

image

image

Setelah semua selesai jam menunjukan pukul 12:30 wib, kami bersiap untuk perjalanan pulang. Dalam perjalanan pulang, hujan mulai turun rintik rintik. Tapi apa daya, kami tidak bisa mempercepat perjalanan kami karena keterbatasan medan dan harus hati hati.
Tapi ada hal yang membuat semangat perjalanan pulang kali ini, pada gobar hari ini kami berencana untuk mengadakan “cucurak”alias makan bersama sebelum bulan puasa tiba. Setelah 3/4 perjalanan pulang menyusuri hutan, tibalah kami di sebuah saung di tepian hutan dengan hujan turun cukup deras untuk kegiatan cucurak. Saung ini sangat sederhana tempatnya sangat menarik, ditepian saung ini ada aliran sungai dan juga curug kecil. Perut kosong dan kelelahan akhirnya terbayar penuh..hahahahaha.

image

image

image

Beralaskan daun pisang kami makan bersama, rasa kebersamaan dan kekeluargaan sangat erat sekali rasanya. Menu yang tiada tandingan..nasi liwet, ikan teri, lele goreng, sambal, lalap, tahu tempe goreng melengkapi kebahagiaan kami semua. Sungguh luar biasa suana seperti ini. Perut lapar sudah terisi penuh, tidak lengkap jika tidak dilanjutkan dengan minum kopi bersama di suasana yang dingin dan hujan turun.

image

Setelah hujan mulai reda kami mulai bersiap kembali untuk meneruskan perjalanan pulang..seperti biasa ga afdol jika tidak meninggalkan jejak..foto dulu..cekrek..

image

image

image

Akhirnya perjalanan kami teruskan, dan tidak begitu lama dari saung pemberhentian terakhir, kami menemukan jalanan aspal kembali. Horeee……perasaan senang terpancar dari semua personel..akhirnya bisa keluar dari tempat “penyiksaan”.
Dari sini lah perjalanan pulang akan terasa menyenangkan karena jalur menurun akan terhampar dihadapan mata.
Di tengah perjalanan pulang tiba tiba semua personel berhenti..apa yang terjadi saudara saudara…Iya, kami memutuskan untuk pulang melewati jalur gunung pancar…wew. Dalam hati sudah kepikiran nih, bakalan lewatin tanjakan dan turunan makadam…wow…sesuatu ya. Karena kesepakatan sudah dibuat, akhirnya perjalanan berlanjut melewati gunung pancar. Tanjakan turunan berbatu melengkapi akhir perjalanan gobar kita.

image

image

image

Pukul 16:00 wib kami kembali lagi ke tempat berkumpul awal (tikum 2). Muka muka lelah dan penuh kebahagiaan terpancar dari setiap personel. Perjalanan panjang penuh dengan kebahagiaan, keseruan dan kelelahan menjadi kesan buat semua personel SGS.

image

” Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan jika kau tak duduk disampingku kawan…”

Terima kasih untuk persahabatan, kebersamaan dan kekompakan anggota SGS (Dae, Prio, Karunia, Andres, Feri, Ians, Anto, Tofik, Dharma, Ibnu, Edo, Arifin, Fikri, Brian, Widhy) dalam acara gobar kali ini. Semoga kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dan semakin seru.

Tunggu cerita berikutnya di petualangan SGS selanjutnya….

Salam sigap

image

image

image

image

image

image

image

Iklan

Perjalanan KM0 – Mini Toraja

Sabtu pagi 21 May 2016 perjalanan dimulai untuk gowes menuju KM0 dan rencana lanjut sampai ke Mini Toraja, kenapa disebut Mini Toraja? Nanti kita jelaskan..:D– “ane pribadi blm pernah liat juga itu tempat dan ini perjalanan pertama kali saya ke KM0”.
Ketika matahari belum nampak, kayuhan sepeda sudah dimulai menuju tempat kumpul (tikum) di depan sirkuit Sentul.

image

Pukul 07:00 wib perjalanan pun dimulai, menyusuri jalur di sekitaran Babakan Madang – SICC – dan keluar di Sentul City. Pemandangan pagi di sekitaran Sentul City menambah suasana gowes semakin asik.

image

Dalam perjalanan banyak bertemu dengan sesama goweser untuk menuju ke tempat yang sama. Namun yg menarik dan bikin iri adalah para goweser RB (Road Bike) yg bersliweran memacu dengan kencang sepeda sepeda “mahal” nya. Namun dibalik semua itu kembali ke kita masing masing, sepeda adalah hobby. Kita lebih suka keluar masuk hutan dengan jalan dari aspal, berlumpur hingga berbatu + sungai. Kembali ke laptopp….Dari Sentul City masuk ke komplek Alaya, keluar dari komplek Alaya ini mulai masuk ke jalan tanah merah dengan model tanjakan. Karena dari tadi jalan aspal terus. Tapi sayang tidak terdokumentasikan..😜.
Masuk kampung dengan kontur jalan sedikit berbatu dan sempit…
Nah keluar dari jalanan kampung ujian sesungguhnya dimulai..eng ing eng…Jalanan menanjak terlihat sejauh mata memandang.

image

Karena cukup lelah melahap tanjakan demi tanjakan. Istirahat adalah obat paling mujarap…

image

Cukup istirahatnya..mari melanjutkan perjalanan. Tanjakan demi tanjakan ditaklukan untuk menuju ke KM0. Dan akhirnya, sampai juga di tempat yang dinamakan KM0

image

       Dari kiri ke kanan: Andres, Raka, Anto, Prio

image

Untuk melepas lelah, berbagai makanan tersedia di warung warung yg ada di sekitaran KM0. Pisang menjadi makanan favorit bagi para goweser disini. Saya belum tahu apa istimewanya KM0 ini. KM0 hanya tempat di persimpangan, tidak begitu ramai juga, tapi menjadi favorit bagi para goweser disekitaran bogor ataupun luar Bogor (baca: Jakarta). Mungkin…yg menjadi menarik tempat ini adalah perjalanan nya menuju tempat ini yg hampir 75% jalanan menanjak terus. Jadi bagi para goweser cukup menantang. Ini mungkin loh ya…bagaimana pendapat para goweser lain…???
Untuk meninggalkan jejak, sayang.klo tidak mengabadikan momen di KM0.

image

30 menit berlalu, cukup rasanya untuk melanjutkan kembali perjalanan gowes kita menuju ke tempat yg kata orang disebut Mini Toraja. Lets go… Ternyata tidak jauh dari KM0 kita sudah sampai di Mini Toraja..yeayyy..

image

image

Ternyata memang benar, bangunan bangunan disini mirip sekali dengan bangunan yang ada di TanahToraja sana. Memang bangunan disini cuman beberapa saja dan hanya disebidang tanah. Tapi klo untuk foto foto bolehlah….
Tujuan sudah tercapai, namun karena masih pukul 10:00 wib kami sepakat meneruskan perjalanan kembali untuk gowes lebih ke atas. Dan pemandangannya cukup ok

image

Perjalanan dilanjutkan hingga ke kandang sapi..yups…Kandang sapi saudara saudara.
..

image

Kandang sapi diatas bukit..tapi inilah yg menjadi menariknya gowes. Bukan tujuanya tapi proses perjalananya..Perjalanan menuju kandang sapi ini yg perlu dinikmati..hehehehe.
Inilah ujung perjalanan gowes kami, dari sini kami sepakat untuk turun dan kembali ke rumah. Sudah terbayang turunan yang tiada henti..asikkk…karena berangkat naik, maka pulang turun. Dan begitu damainya hati ini menikmati turunan tiada henti. Tapi bagi para goweser tetap berhati hati jangan terlena dengan turunan. Karena bisa fatal jika tidak berhati hati dan waspada.
Ditengah perjalanan pulang, kami hentikan kayuhan untuk istirahat sejenak sembari mengisi perut disebuah warung ditepian jalan. Dari warung inilah nampak pemandangan yg menyejukan hati..

image

image

image

Pukul 12:00 wib akhirnya kami sudah tiba disekitaran Sentul City, disinilah kami mulai memisahkan diri untuk kembali kerumah masing masing.
Perjalanan yg mengasikan sekaligus melelahkan. Tapi semua terbayar dengan tercapainya tujuan. Semoga di gowes berikutnya tidak kalah seru dan semakin menarik tempat tempatnya. Terima kasih untuk teman teman SGS ( Prio, Andres, Raka, Anto, Feri) yang sudah meluangkan waktu untuk gowes bersama.

image

image

Salam sigap